SANTRI BOARDING KEMBALI MASUK PONDOK

SMPITINSANMULIA.SCH.ID, Pati – Sejak pandemi covid-19 seluruh sekolah diliburkan, terhitung sudah 8 bulan santri boarding SMP IT INSAN MULIA belajar secara daring dari rumah. Tentunya tidak sama antara suasana belajar daring (online) dan luring (offline, tatap muka langsung). Terlebih bagi santri yang notabene harus menghafal al quran dan belajar kitab. Tentu belajar luring adalah yang terbaik. Evaluasi yang ada, menghafal al quran secara daring tidak efektif, banyak hafalan santri yang hilang karena rumah tidak kondusif, dan capaian hafalan anak-anak pun berpotensi berkurang.

Setelah musyawarah antara dewan guru, pihak orang tua, dan berkoordinasi dengan gugus tugas covid-19 dari dinas kesehatan, maka SMP IT INSAN MULIA memutuskan untuk menarik kembali santri boarding masuk pesantren. Tepatnya hari Jumat tanggal 6 November 2020 santri boarding kembali masuk pesantren tahfidz di kompleks pondok tahfidz Wonosekar, Gembong, Pati.

Santri masuk secara bertahap dan dirapid test.

Santri masuk dengan cara dibagi menjadi beberapa kloter. Direncanakan ada 3 kloter santri masuk. Setiap kloter akan dilakukan pemantauan ketat dan dievaluasi. Syarat utama untuk bisa masuk ke asrama pondok adalah bersedia dirapid test. Orang tua juga diminta untuk tidak melakukan penjengukan, tidak ada libur, sampai waktu yang tidak ditentukan. Hal ini dimaksudkan agar lingkungan pondok steril dari orang luar.

Karantina 14 hari.

Setelah berada di lingkungan pondok, santri akan dikarantina secara mandiri selama 14 hari. Selama itu pula santri akan disibukkan dengan aktivitas belajar al quran, ibadah dan tak lupa untuk melaksanakan kegiatan olah raga untuk menjaga kesehatan.

Protokol kesehatan tetap berlaku.

Tak bisa ditawar. Protokol kesehatan mulai dari cuci tangan, jaga jarak, pakai masker, dan pemantauan suhu tubuh tetap dilaksanakan. Saat mengantar ke pondok pun orang tua hanya diperkenankan mengantar sampai pintu gerbang pondok saja.

Akhirnya setelah semua ikhtiar dilalaui, semoga Alloh senantiasa menjaga anak-anak kita. Kepada-Nya lah kita memohon agar anakk-anak kita menjadi penghafal quran yang kelak akan mempersembahkan mahkota surga di akherat. Aamiin. [NA/ZJ]

Tebarkan Kebaikan
whatsapp