
Pati (9/7). Masa anak ketika memasuki jenajng SMP merupapkan masa yang krusial. Para pakar menyebutnya sebagai Second Golden Age (Masa Emas Kedua). Karena pada masa ini ada satu bagian dari otak manusia yang sedang mengalami puncak pertumbuhan. Sehingga ketika masa ini anak bisa berkembang dengan maskimal maka akan mengasilkan perkembangan maksimal pula pada masa berikutnya (dewasa).
Masa yang dalam Islam disebut sebagai istilah Aqil Baligh menjadi prioritas dalam setiap proses pendidikan di SMP IT Insan Mulia. Berangkat dari kondisi tersebut SMP IT Insan Mulia menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan dengan mengangkat tema “Mendidik dengan Cinta : Pendidik Aqil Baligh untuk Membentuk Generasi Muslim yang Tangguh dan Dewasa” pada Rabu (9/7).
Pelatihan yang diadakan di Aula Pertemuan LAZ Senyum Dhuafa Pati ini menghadirkan Coach Isnan Hidayat, M.Psi. pendiri Petakehidupan.ID.
Kepala SMP IT Insan Mulia, Ustazah Diah Jumaroh dalam sambutannya menyampaikan pentingnya periapan semua pendidik dan tenaga kependidikan dalam membersamai setiap peserta didik dengan sepenuh hati. Sehingga nanti setiap peserta didik akan bisa bertumbuh dengan dengan nyaman dan maksimal di lingkungan sekolah.
Sementara Coach Isnan dengan penuh semangat sejak sesi pertama menyampaikan betapa pentingnya posisi guru dalam membersamai tumbuh kembangnya setiap peserta didik baik jiwa, fisik maupun akalnya terutama pada masa akil baligh.
“Secanggih apapun metode dan teknologi yang digunakan dalam pembelajaran tidak akan pernah menggantikan posisi seorang guru”,ungkapnya.
“Ketika pada masa akil baligh anak mampu menemukan motivasi internal dengan pendampingan guru yang sepenuh hati maka kelak dewasanya mereka akan siap menanggung beban syariat,”lanjutnya.
Trainer Psikologi yang konsen dalam bidang pengembangan Tazkiyatun Nafs dalam menjaga kualitas Pendidikan dan Kesehatan Mental Generasi Muda ini selama satu hari menyampaikan materi yang menghipnotis para peserta.
24 peserta dari pendidik dan tenaga kependidikan SMP IT Insan Mulia mengikuti kegiatan ini dengan antusias.
“Daging semua isinya,”ungkap Ustaz Sandi pengampu Mata Pelajaran IPS Kelas Boarding.[lpb]

