Resep Mengolah Pola Belajar

Belajar merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh seorang muslim. Dengan belajar, manusia dapat meningkatkan kualitas diri. Karena kualitas diri seseorang dapat dijadikan sebagai cerminan agamanya.

        Hukum menuntu ilmu atau belajar bagi seorang muslim adalah wajib, seperti yang telah dijelaskan dalam Alquran surat Al-Mujadalah ayat 11, yang artinya:

Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: ‘Berlapang-lapanglah dalam majlis’, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: ‘Berdirilah kamu’, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Dari kutipan ayat di atas dapat kita simpulkan bahwa Allah akan meninggikan derajat bagi hambanya yang menuntut ilmu. Selain itu, Allah juga menjanjikan kepada hambanya yang menuntut ilmu untuk dimudahkan segala urusannya.

Sedangkan pengertian belajar itu sendiri  adalah proses perubahan perilaku berkat pengalaman dan latihan. Artinya tujuan kegiatan adalah perubahan tingkah laku, baik yang menyangkut pengetahuan, keterampilan maupun sikap bahkan meliputi segenap aspek organisme atau pribadi. (Djamarah dan Zain. 2010)

Untuk kali ini yang akan dibahas adalah belajar dalam konteks belajarnya siswa sekolah. Belajar bukanlah hal yang mudah bagi sebagian orang.

Terkadang ada berbagai kendala yang dihadapi. Salah satunya adalah munculnya rasa malas. Padahal tugas seorang pelajar adalah belajar. Lalu bagaimana melawan rasa malas itu sendiri?

Berikut tips melawan rasa malas ketika belajar,

1. Ikhlas dan sabar

       Ikhlas lah dalam belajar. Jangan terbebani harus belajar karena akan ada ulangan atau ujian. Belajarlah setiap hari tanpa ada paksaan dan tekanan dari siapapun. Ketika seseorang telah ikhlas dalam belajar, maka apapun yang dipelajari akan mudah diserap oleh otak.

Karena pada dasarnya apa yang dipelajari akan menguntungkan diri sendiri. Salah satu benefit nya adalah akan menambah wawasan tentang ilmu baru. Dan bersabarlah dalam belajar. Jangan mudah menyerah atau putus asa. Jika belajar satu kali belum paham maka ulangi sampai berkali kali hingga paham.

2. Niat

         Yang paling penting untuk diperhatikan dalam belajar adalah niat. Ketika sudah berusaha untuk ikhlas dan sabar tapi tanpa adanya niat, maka tidak akan terlaksana dengan baik. Oleh sebab itu, niatkanlah belajarmu demi memperoleh ilmu baru, demi masa depanmu dan untuk bekal akhiratmu kelak. Belajar ilmu agama untuk bekal diakhirat kelak, dan belajar ilmu umum untuk bekal hidupmu didunia.

Contoh, ketika BJ Habibie memiliki ilmu tentang pesawat, sehinnga akhirnya berhasil membuat pesawat sendiri. Dari pembuatan pesawat tersebut BJ Habibie mendapatkan income secara materiil yang dapat digunakan sebagai bekal hidup didunia. Selain itu, beliau juga mendapakan pahala akhirat dari ilmu yang dimilikinya yang mana telah diajarkan kepada banyak orang.

3. Memiliki Target

          Sebagian besar orang memiliki target dalam hidupnya. Ada berbagai target yang berusaha untuk diraih. Bagaimana dengan hidupmu? Apa target dihidupmu yang ingin kamu capai? Tetapi jika hidupmu sekarang belum memili target, maka cobalah untuk memikirkannya dari sekarang. Karena disaat memiliki target dalam hidup, maka akan ada berbagai cara digunakan untuk mewujudkannya.

Contohnya, ketika kamu menginginkan bisa hafal al quran 30 juz, maka kamu akan berusaha lebih keras dalam menghafal dan rajin setoran dengan ustadz/ustadzah.

Contoh lain, ketika kamu memiliki target untuk masuk ke SMA atau universitas impianmu, maka kamu harus belajar dengan rajin dan sungguh – sungguh supaya impian tersebut terwujud. Maka dari itu jika telah memiliki berbagai target dalam hidupmu, semangatlah dalam mewujudkannya dan lawanlah rasa malas yang menghampiri.

Kemudian untuk bisa sukses didunia dan selamat diakhirat kelak bukanlah hal yang mudah. Tetapi ketika ada usaha untuk belajar, maka akan menambah ilmu pengetahuan sehingga dengan ilmu yang dimiliki semoga dapat menyelamatkan didunia dan akhirat.

Tidak semua orang memiliki kemampuan yang sama. Tapi semua orang memiliki kesempatan yang sama. Tinggal bagaimana usahanya dalam mendapatkannya. Ada beberapa orang yang memang kesulitan dalam menyerap apa yang telah dipelajari.

Jika ada yang merasa sulit dalam belajar, coba praktikkan beberapa tips berikut,

1. Bacalah basmalah dan doa mau belajar dengan harapan Allah akan memberikan kemudahan dan kelancaran ketika belajar.

2. Bangunlah sebelum adzan subuh, ambil air wudhu lalu sholat tahajud. Ketika menunggu adzan subuh,  bacalah al quran. Setelah sholat subuh mulailah untuk belajar. Karena otak cenderung masih fresh dan lebih siap untuk diberi asupan informasi baru disaat dipagi hari.

3. Atau setelah sholat maghrib. Setelah sholat maghrib kemudian tilawah al quran dan kemudian dilanjutkan untuk belajar.

4. Belajar dengan selalu diulang berkali kali. Karena tidak semua orang paham ketika hanya belajar sekali. Contohnya ketika menghafal quran, maka butuh untuk diulang berkali kali supaya cepat hafal dan teringat terus dengan hafalan tersebut.

 Itulah beberapa resep belajar yang dapat saya sampaikan. Itu semua based on my experience. Dengan daya berpikir saya yang biasa saja, so membutuhkan usaha yang lebih dalam belajar.

Tetapi semua bergantung pada kenyamanan masing – masing ya, jika nyaman belajar dengan cara lain ya silahkan. Yang paling utama adalah tetap semangat untuk belajar, semangat selalu untuk menggali ilmu ilmu yang baru.

Semoga apa yang saya tuliskan dapat bermanfaat untuk semua. Jika ada salah kata dalam penyampaian artikel ini saya mohon maaf yang sebesar besarnya.

Rasulullah pernah bersabda bahwa salah satu amalan yang akan dibawa sampai mati kelak adalah ilmu, ketika ilmu kita bermanfaat bagi orang banyak maka tiada henti pahala mengalir kepadanya.

Menurut HR. Muslim Jika seorang manusia mati, maka terputuslah darinya semua amalnya kecuali dari tiga hal; dari sedekah jariyah atau ilmu yang diambil manfaatnya atau anak saleh yang mendoakannya. Dapat disimpulkan bahwa betapa sangat pentingnya memiliki ilmu. Dan ilmu dapat diperoleh dengan cara belajar. Maka terus semangatlah dalam belajar.

Oleh Ustazah Sumiati, S.Pd – Guru SMPIT Insan Mulia Pati

Tebarkan Kebaikan
whatsapp